|
Syafii Ma'arif & Tokoh Agama Berkumpul di Tugu Proklamasi |
|
|
|
|
Thursday, 20 October 2011 |
|
Jakarta -
Sejumlah tokoh agama seperti mantan Ketum PP
Muhammadiyah dan Ulama NU Solahuddin Wahid (Gus Solah) mendeklarasikan
surat terbuka kepada rakyat. Para tokoh tersebut, menyatakan
keprihatinan terhadap kondisi hukum negara.
Mereka membaca
deklarasi di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2011). Selain
Syafii dan Gus Solah, tampak Ketua PGI Andreas Yewangoe dan Pastor Romo
Benny Susetyo.
"Kami para tokoh lintas agama kembali menyatakan keprihatinan terhadap
situasi berbangsa dan bernegara," tegas Pendeta Andreas saat membacakan
surat, di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2011).
Turut
hadir dalam deklarasi tersebut, para korban kekerasan HAM, dan tokoh
Hak Asasi Manusia Usman Hamid serta pakar politik Effendi Gazali. Mereka
serempak menggunakan payung berwarna hitam, yang bertuliskan 'Tuntaskan
Kejahatan HAM' dan 'Ungkap Kejahatan Masa Lalu'.
Mereka juga
menuntut agar pemerintah memperhatikan tingginya pelanggaran HAM. Selain
itu, mereka juga prihatin terhadap korupsi yang kian membesar.
"Korupsi
politik tetap merajela, gurita korupsi dari hulu ke hilir melibatkan
pejabat kementerian, penegak hukum, parpol dan sebagainya," cetus Syafii
Ma'arif yang turut membacakan surat tersebut. |