|
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cendikiawan, Syafii Maarif
berharap agar 'Surat Terbuka Kepada Rakyat' yang dibacakannya bersama
beberapa tokoh lintas agama dapat
mengubah langkah rakyat Indonesia dalam menanggapi masalah bangsa ini.
"Ini semua untuk seluruh rakyat Indonesia. Kami tidak pernah bosan
untuk ingatkan rakyat untuk tidak diam menanggapi berbagai masalah yang
menerpa bangsa ini," Ujar Syafii Maarif kepada wartawan saat mengelar
aksi di Tugu Proklamasi bersama beberapa tokoh lintas agama, Selasa
(18/10/2011).
Lebih lanjut, mantan
Ketua Umum Muhammadiyah ini menegaskan bahwa pernyataan sikap dari tokoh
lintas agama ini tidak bermaksud untuk menyerang pihak tertentu. Namun,
hanya imbauan kepada rakyat untuk bergerak menghentikan situasi rakyat
yang sangat memperihatinkan saat ini.
" Kami tidak menyudutkan
pihak tertentu. kami hanya merespon situasi rakyat yang sangat
memperihatinkan saat ini. Harus bergerak untuk mengentikan kodisi
seperti ini," Imbuhnya.
Seperti diketahui para tokoh lintas
agama yang ini dihadiri oleh, Prof. Syafii Maarif, K.H. Salahuddin
Wahid, Pendeta Andreas Yewangoe, Mgr. Situmorang, Frans Magnis-Suseno SJ,
Bikkshu Pannyavaro, Djohan Effendy, dan Ida Pedande Sebali, Azyumardi
Azra telah membacakan tujuh butir pernyataan mengenai berbagai
permasalahan bangsa saat ini. Seperti Pemberantasan korupsi, Kerusakan
lingkungan, profesionalisme para politisi dan lain-lain. |