|
Program Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah dan Tenaga Pendidik Mata Pelajaran Agama dalam Merespon Pemanasan Global dan Perubahan Iklim.
Latar Belakang
Pada periode 2007-2009, MAARIF Institute dengan dukungan Majelis pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah melakukan sebuah program yang bernama "Penguatan Pemahaman Nilai-nilai HAM pada Tenaga Pengajar Agama di Sekolah-sekolah Muhammadiyah" di 3 provinsi (Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tengah). Program tersebut telah menghasilkan jaringan guru-guru di sekolah Muhammadiyah yang peduli dengan isu-isu HAM, khususnya di lingkungan pendidikan. Program ini juga telah menghasilkan Buku Ajar Pendidikan Al-Islam Berwawasan HAM untuk SMA/MA/SMK (MAARIF Institute dan Majelis Dikdasmen PP. Muhammadiyah, Agustus, 2008). Salah satu pembahasan utama yang disampaikan dalam buku ajar tersebut adalah pentingnya kesadaran tentang menjaga kelestarian lingkungan yang terdapat pada Bab VI (hal. 155-186).
Untuk menindaklanjuti keberlangsungan program di atas, MAARIF Institute berupaya melakukan penguatan kapasitas (pemahaman, perubahan cara bertindak, dan kemampuan tranformasi nilai-nilai & pengetahuan) terkait isu lingkungan hidup di kalangan kepala sekolah dan tenaga pendidik mata pelajaran agama di sekolah-sekolah Muhammadiyah di Jawa Barat.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang tanggungjawab terhadap kelestarian lingkungan dan mengatasi berbagai krisis lingkungan yang tengah mengancam kehidupan kemanusiaan. Melalui program ini diharapkan dapat menumbuhkan dan menguatkan kearifan lokal dalam memelihara lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menularkan model penyelenggaraan pendidikan yang ramah lingkungan sebagaimana yang telah dilakukan di beberapa institusi pendidikan di Jawa Barat.
Target
Meningkatkan pemahaman, pola pikir, dan cara bertindak yang ramah terhadap lingkungan di kalangan Kepala Sekolah dan Tenaga Pendidik Matapelajaran Agama di sekolah Muhammadiyah.
Tujuan
- Memperkaya dan memperdalam pengetahuan dan pemahaman tentang perlunya menjaga dan peduli terhadap kelestarian lingkungan sebagaimana dituntunkan dalam ajaran agama Islam.
- Mengkampanyekan kebijakan-kebijakan yang bernuansa ramah lingkungan di sekolah-sekolah.
- Mendorong partisipasi Kepala Sekolah, guru, dan siswa dalam pemasyarakatan kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan hidup yang berangkat dari budaya komunitas sekolah.
Kegiatan
- Pelatihan “Sekolah Ramah Lingkungan” untuk kepala sekolah dan pendidik matapelajaran agama Islam tingkat SMA/SMK/MA/Se-derajat Muhammadiyah.
- Kampanye media “Islam Peduli Lingkungan” di sekolah-sekolah dalam bentuk sticker, pin, poster, dan majalah dinding.
Area Program
Kegiatan ini akan melibatkan institusi pendidikan Muhammadiyah (SMA/SMK/MA/Se-derajat) di Jawa Barat yang terbagi kepada 2 regional.
- Region I meliputi Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Sumedang, Sukabumi, Cianjur, Kota Bogor, Kab. Bogor, Purwakarta, Karawang, Depok, Kota Bekasi, dan Kab. Bekasi.
- Region II meliputi Kota Cirebon, Kab. Cirebon, Majalengka, Kuningan, Indramayu, Ciamis, Tasik, Garut, Sumedang, dan Subang.
Waktu & Tempat
1. Region I
- Waktu : Tanggal 23-24 Juli 2011
- Tempat : di Bandung (penjelasan rinci mengenai tempat akan disampaikan lebih lanjut).
2. Region II
- Waktu : Tanggal 30-31 Juli 2011
- Tempat : di Cirebon (penjelasan rinci mengenai tempat akan disampaikan lebih lanjut).
Kelompok Peserta
- Kepala Sekolah di SMA/SMK/MA/Se-derajat Muhammadiyah di Jawa Barat.
- Tenaga Pendidik Matapelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di SMA/SMK/MA/Se-derajat Muhammadiyah di Jawa Barat.
Kuota Peserta
Panitia akan menyeleksi 25 sekolah yang berhak mengikuti kegiatan ini, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang (25 orang kepala sekolah dan 25 orang guru matapelajaran agama).
Jadwal Pelatihan
Terlampir.
Hak Kepesertaan
- Akomodasi Pelatihan (transportasi, penginapan dan konsumsi selama kegiatan berlangsung).
- raining Kit.
- Sertifikat Pelatihan.
Pembicara
Pelatihan ini akan difasilitasi oleh fasilitator dan narasumber yang kapabel.
|