|
Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif geram dengan kondisi bangsa Indonesia yang terus terbelit dengan persoalan korupsi yang hampir tak pernah usai. Sampai-sampai ia menulis tulisan berjudul, "Bubarkan KPK!", di sebuah harian nasional, Rabu lalu.
"Itu menunjukkan kemarahan seorang tua, saya sudah 75 tahun. Proklamasi sudah hampir 65 tahun kok negeri ini tak semakin baik," kata mantan anggota Panitia Seleksi Pimpinan KPK ini saat wawancara dalam program Metro Hari Ini, Jumat (23/4) petang.
Lelaki yang biasa disapa Buya ini marah adanya kekuatan hitam yang ingin melemahkan KPK. "Enggak benar republik ini. Banyak sekali orang yang mengaku mencintai bangsa tapi culas," katanya. Karena itulah, ia ingin ada pemimpin yang tegas muncul.
"Indonesia bisa asal muncul pemimpin yang sedikit gila, tetapi berani menyerempat bahaya untuk menyelamatkan biduk republik yang sedang oleng ini," ujarnya. Ia juga yakin orang seperti itu ada. Menurutnya, dari 235 juta penduduk Indonesia, banyak yang baik, tapi mereka ditutupi orang-orang yang hati nuraninya mati suri.
Ia juga tidak yakin KPK akan efektif jika nanti hanya dipimpin dua orang. Seperti diketahui kasus Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra Marta Hamzah dilanjutkan ke pengadilan setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memenangkan gugatan praperadilan yang diajukan tersangka Anggodo Wijoyo.
Syafii Maarif menganggap perlu untuk memilih lagi yang mengisi posisi pimpinan KPK sesuai dengan undang-undang. "Kalau Susno (mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Susno Duadji) jadi pimpinan KPK, bagus tuh. Saya belum tahu betul siapa orang ini tapi dia berani. Ini dia kan agak gila," ujarnya.
Buya Syafii juga berharap Indonesia pascapemilu mendatang dipimpin orang yang baik. "Siapkan betul generasi yang lebih baik, bukan generasi culas semacam ini. Generasi yang pura-pura, menjual tampang tapi hati busuk," katanya. Menurutnya, orang yang baik itu jika hati dan ucapan sama.(BEY)
Sumber : http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/04/23/104014/Syafii-Maarif-Indonesia-Butuh-Pemimpin-Sedikit-Gila/115
|