|
Juli, Film Buya Syafii "Si Anak Kampoeng" Diluncurkan |
|
|
|
|
Tuesday, 20 April 2010 |
|
Perjalanan hidup Buya Syafii Maarif tak hanya bisa dibaca dari
otobiografinya yang berjudul "Titik-titik Kisar Perjalanan Hidupku" dan
novel "Si Anak Kampoeng". Sutradara film dan sekaligus novelis Damien
Dematra kini sedang menyiapkan film layar lebar "Si Anak Kampoeng" yang
kisah hidup Buya dari masa
kecil di Sumpur Kudus, Sumatera Barat sampai
sekolah dan meraih gelar profesor di Yogyakarta.
Damien mengaku
terinspirasi dari perjuangan dan kesederhanaan hidup Buya di
Yogyakarta. Saat itu ia sedang menggarap film dokumenter untuk Gus Dur
dan melakukan wawancara terhadap sejumlah tokoh. Salah satunya Buya
Syafii Maarif.
"Saya terkejut dengan kesederhanaannya. Seorang tokoh bangsa ternyata
rumahnya sangat
sederhana. Tingga di Perumnas, tanpa pembantu, nyetir
sendiri, masak sendiri, bahkan harus memperbaiki aki mobilnya karena
sudah lama tidak diganti," ujar Damien Dematra kepada wartawan di
Padang, Senin (08/03/2010).
Saat Damien menawarkan untuk
mengangkat perjalanan Buya ke dalam novel dan film, Syafii malah berujar
"Apalah Saya ini Si Anak Kampung". Ucapan itu menginspirasi Damien
untuk membuat judul novel dan film sekaligus. "Novel Si Anak Kampoeng"
sudah diluncurkan di Jakarta pertengahan Februari lalu.
Film ini
menceritakan kehidupan Buya semasa kanak-kanak di desanya sampai
melanjukan pendidikan di Yogyakarta, mendapat gelar profesor hingga
menjadi guru bangsa. Film dengan biaya minimalis atau Rp4,5 miliar akan
didedikasikan untuk pendidikan. Rencananya 15 ribu copy akan dibagi
secara gratis ke lembaga pendidikan Muhammadiyah. Masyarakat luas juga
diperbolehkan untuk memperbanyaknya. "Film ini rencananya akan
diluncurkan 3 Juli 2010," ujarnya.
Masyarakat sudah bisa
menikmati film ini di bioskop sekitar bulan September dan Oktober. Dua
atau tiga
bulan sesudah itu baru tayang di televisi. (*)
sumber : http://padang-today.com/?today=news&id=14277
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 20 April 2010 )
|