|
Diminta Jumpa Presiden, Buya Syafii Janjikan setelah Kasus Century Tuntas |
|
|
|
|
Wednesday, 03 March 2010 |
|
JAKARTA--MI: Mantan Ketua PP
Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif menyatakan bersedia bertemu dengan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setelah semua persoalan Kasus Bank
Century selesai.
Syafii membenarkan pertemuannya dengan Dua staf khusus presiden Andi
Arief (staf khusus bidang bencana) dan Velix Wanggai (bidang
pembangunan daerah dan otonomi daerah) Selasa (23/2) malam di Hotel
Darmawangsa Jakarta Selatan. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut kedua
staf khusus presiden tersebut membicarakan berbagai macam persoalan dan
salah satunya kasus Bank Century.
"Ya kami melakukan silaturahmi biasa. Kami ngobrol banyak hal, soal
century juga," kata lelaki yang akrab dipanggil Buya ini kepada Media Indonesia di Jakarta, Rabu
(24/2). Syafii juga membenarkan bahwa Staf Khusus Presiden tersebut juga
mengajak untuk bertemu dengan SBY.
"Iya diajak bertemu Presiden, namun saya menyatakan bahwa itu
gampang. Nanti sajalah setelah persoalan Century selesai. Saya juga
bilang, tapi inisiatifnya bukan dari saya," kata Syafii menirukan
jawabanya ketika menjawab ajakan staf khusus Presiden.
Syafii juga menjelaskan alasannya menolak pertemuan dengan SBY
tersebut. Dikatakannya, selain sebagai Presiden, SBY juga merupakan
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. "Kita tahu SBY juga merupakan
pembina partai yang sudah kita ketahui sikapnya," katanya.
Syafii juga mengatakan sikapnya sudah kukuh terkait dengan Century.
Kasus ini harus diungkap habis. Bila bersedia bertemu SBY, sikap Syafii
bisa ditafsirkan sebagai inkonsistensi. (ST/OL-03)
sumber : http://www.mediaindonesia.com/index.php/read/2010/02/25/125570/3/1/Diminta_Jumpa_Presiden_Buya_Syafii_Janjikan_setelah_Kasus_Century_Tuntas
|