| Press Release MAARIF Award 2010: |
|
|
|
| Thursday, 28 January 2010 | |
|
Dicari, Pemimpin Lokal Bervisi Global Jakarta, 25 Januari 2009. Wacana pemakzulan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang digulirkan pelbagai elemen masyarakat akhir-akhir ini merupakan salah satu ujian nyata bagi eksistensi budaya demokrasi kita. Budaya demokrasi sendiri erat kaitannya dengan kesadaran politik kewargaan dari pelbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, perwujudan demokrasi yang substantif akan sangat tergantung pada seberapa kokoh kekuatan kelompok-kelompok sipil (civil society) melakukan kerja-kerja sosial kemanusiaan dalam rangka menyemaikan nilai-nilai demokrasi dan HAM, penghormatan atas kemajemukan, serta perjuangan keadilan. “Dalam kondisi partai-partai politik lebih sering dieksploitasi untuk kepentingan jangka pendek, kekuatan demokrasi kita terletak pada prakarsa para pemimpin maupun aktivis civil society di tingkat lokal untuk membangun budaya demokrasi yang berpihak pada cita-cita keindonesiaan dan kemanusiaan”, ungkap Buya Syafii Maarif. Menurut mantan Ketua PP Muhammadiyah ini, bangsa ini masih sangat membutuhkan banyak pemimpin kultural (informal leaders) yang betul-betul mendengar jeritan rakyat dan bekerja nyata untuk kepentingan masyarakat umum bahkan kemanusiaan. Bagi Direktur Eksekutif MAARIF Institute, Fajar Riza Ul Haq, semangat itulah yang mendorong lembaganya mengadakan kembali kegiatan MAARIF Award 2010. “Pemberian award ini merupakan apresiasi sekaligus pengakuan kami terhadap anak-anak bangsa yang melakukan kerja-kerja inisiatif kepemimpinan di tingkat lokal dengan menjunjung tinggi pluralisme dan HAM. Kehadiran award ini diharapkan mampu mempromosikan praktek-praktek ketauladanan para pemimpin sipil dalam menanamkan nilai-nilai pluralisme, HAM, keindonesiaan, dan kemanusiaan”, tukas Fajar. Dihubungi terpisah, salah seorang anggota Dewan Juri MAARIF Award 2010 A. Malik Fadjar membenarkan bahwa award ini mencari para aktivis lokal yang dinilai berhasil mempelopori ataupun menumbuhkan semangat dan kerja-kerja solidaritas sosial untuk kemanusiaan di komunitasnya. Profil pemimpin lokal yang bervisi global. Menurutnya, “bila kiprah seseorang diterima dan dirasakan kemanfaatan hasil kerjanya oleh banyak kelompok/golongan maka ia memiliki kelayakan untuk dinominasikan”. Batas waktu penominasian itu sendiri tanggal 30 Maret 2010. Informasi lebih lanjut mengenai MAARIF Award dapat di akses di www.maarifinstitute.org. Demikian press release ini kami sampaikan dan terimakasih banyak atas perhatiannya. Hormat kami,
Fajar Riza Ul Haq Direktur Eksekutif
HP. 0817.440.343
Set as favorite
Bookmark
Email This
Hits: 1843 Write comment
|
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 28 January 2010 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




