Nov 16 2009
Demonstrasi Tandingan Picu Konflik Horizontal PDF Cetak E-mail
Monday, 16 November 2009

JAKARTA-MI: Demonstrasi tandingan mendukung Kepolisian, Kejaksaan dan Pemerintah yang belakangan marak, berpotensi besar menimbulkan konflik horizontal di masyarakat. Karena itu, Presiden SBY harus cepat mengambil keputusan setelah Tim Delapan menyerahkan laporan dan rekomendasi lengkap. "Keadaan ini adalah kesalahan pemerintah, kenapa membiarkan terlalu lama, sehingga orang sampai tidak percaya kepada proses hukum. Kalau tidak cepat ditindaklanjuti, maka akan terjadi proses pembusukan," ujar tokoh nasional Syafi'i Maarif, di Jakarta, Minggu (15/11).

Ia mengaku tidak yakin, jika demonstrasi mendukung Kepolisian dan Kejaksaan ialah aksi atas dasar inisiatif murni dari masyarakat. Karena gerakan ini tidak serentak dan meluas seperti dukungan terhadap KPK. "Ini demo kepentingan, karena dua institusi (Kepolisian dan Kejaksaan) telah kehilangan muka. Kelompok yang murni harus menunjukkan sikap lebih dewasa, jangan terpancing emosi, apalagi menunjukkan demo yang brutal," tuturnya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menambahkan, tidak semua polisi buruk, karena itu para polisi yang baik harus menyadarkan dan mengembalikan wibawa kepolisian.

Dalam kesempatan terpisah, pengamat politik UI Maswadi Rauf berpendapat, aksi unjukrasa yang terjadi disebabkan lambatnya Presiden membuat keputusan. Kejadian ini, sambungnya, berpotensi ke tahap konflik massa. Ia mengingatkan Presiden untuk segera membuat keputusan dalam satu atau dua hari mendatang. Presiden, kata dia, harus membuktikan bahwa tidak bersikap ragu-ragu.

"Kalau tidak maka konflik semakin tajam, pertentangan makin melebar. Ini bisa menimbulkan keresahan di masyarakat," ujarnya mengingatkan.

Sedangkan aksi unjukrasa tandingan yang terjadi, menurut dia, tidak semurni demonstrasi dukungan kepada KPK. "Itu bisa dilihat dari jumlah massa, frekuensi, sebaran, dan variasi orang-orang yang ikut demo itu," ujarnya.

Demonstrasi tandingan, kata dia, karena Kepolisian dan Kejaksaan tidak mau tinggal diam atas gelombang protes masyarakat yang menyalahkan dua lembaga tersebut. "Mereka bisa mengerahkan massa, banyak orang-orang yang mau untuk itu," tukasnya. 

sumber :http://www.mediaindonesia.com/read/2009/11/11/105978/16/1/Demonstrasi-Tandingan-Picu-Konflik-Horizontal
feed0 Comments

Write comment
 
 
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger
 

security image
Write the displayed characters


busy
Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 18 November 2009 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Baca Juga....

JK: Konflik Palestina-Israel Bukan Persoalan Agama

Tuesday, 07 February 2012

article thumbnailINILAH.COM, Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi peluncuran buku Ahmad...
Selengkapnya.....

Buya Luncurkan Buku Gilad Aztmon

Tuesday, 07 February 2012

article thumbnailINILAH.COM, Jakarta - Mantan Ketua Umum PP Muhamadiyah Syafii Maarif meluncurkan buku barunya yang...
Selengkapnya.....

Berita Lainnya...

RE Flex MAC
Microsoft Office Home and Student 2010 64 Bit
Lynda Photoshop and Bridge CS5 for Photographers New Features
Red Giant Text Anarchy MAC
Bigasoft AVCHD Converter
Apple Mac OS X Version 10.5.6 Leopard
Red Giant Magic Bullet Looks 1.4
Red Giant Composite Wizard MAC
Altova DatabaseSpy 2011
Apple Shake 4.1
Adobe Creative Suite 5.5 Web Premium MAC