|
Ketua BPK Hadi Purnomo berjanji akan
berusaha menyerahkan hasil audit investigasi Bank Century ke DPR
sebelum lembaga itu memasuki masa reses yang dimulai 5 Desember 2009.
”Hitungan
cepatnya, audit selesai akhir bulan November, sedangkan hitungan
lambatnya, audit baru selesai akhir Desember. Namun, kami berusaha
menyerahkan hasil audit ke DPR sebelum mereka reses,” kata Hadi, Kamis
di Jakarta.
Analis keuangan dan perbankan Yanuar Rizki
menilai, kemelut Bank Century bisa terurai jika Presiden memiliki
inisiatif politik yang kuat untuk mengurainya. Preseden yang dipakai
adalah saat Presiden BJ Habibie meminta PricewaterhouseCoopers
mengaudit aliran dana perkara pencairan hak tagih (cessie) Bank Bali.
”Untuk
mengurai masalah ini, Presiden bisa memerintahkan auditor independen.
Tak usah PwC (PricewaterhouseCoopers), tetapi cukup PPATK (Pusat
Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan),” katanya.
Mantan Ketua
Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif menilai, Presiden wajib turun tangan
dan membongkar ke mana dana itu mengalir. Menurut dia, Presiden dipilih
langsung oleh 68 persen pemilih di Indonesia. Artinya, Presiden
memiliki mandat untuk melaksanakan aspirasi rakyat, yang saat ini
menginginkan pengusutan kasus Century. sumber :http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/11/13/02473986/angket.century.resmi.diusulkan.
|