Jurnal Maarif

Volume 6 No 2 Nov 2011

Monday, 19 December 2011 | Administrator

article thumbnail View   
Selengkapnya

Jurnal Sebelumnya

Kliping


 

 

Kliping Magsaysay Award


 

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday242
mod_vvisit_counterYesterday208
mod_vvisit_counterThis week671
mod_vvisit_counterThis month4663
mod_vvisit_counterAll160094

Berita Media

Syafii Maarif Minta Diskusi Irshad Manji tidak dilarang

Wednesday, 09 May 2012

article thumbnailJAKARTA--MICOM: Mantan Ketua PP Muhamadiyah Syafii Maarif meminta kampus-kampus tetap bebas dan bersikap pluralis terhadap diskusi mengenai buku Irshad Manji. Menurutnya,...
Selengkapnya

Syafii Maarif: Seharusnya konstitusi membimbing

Wednesday, 09 May 2012

article thumbnailJakarta (ANTARA News) – Konstitusi seharusnya membimbing perilaku bangsa dalam bidang politik dan ekonomi, kata mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii...
Selengkapnya

Jun 17 2009
Obama dan Dunia Islam I PDF Cetak E-mail
Thursday, 18 June 2009

Oleh : Ahmad Syafii Maarif 

ImagePidato Presiden Barack Obama pada 4 Juni 2009 di Kairo cukup panjang (delapan halaman kuarto satu spasi) dan penting untuk di ikuti. Di depan forum yang diselenggarakan oleh dua perguruan tinggi terkenal: Al-Azhar dan Universitas Kairo, Obama nampaknya telah berusaha berterus terang membicarakan dunia Islam dan Barat, yang telah berlangsung puluhan abad. Baik ditandai oleh hidup berdampingan dan kerja sama, maupun oleh sengketa dan perang agama. Tentang corak hubungan dua kekuatan itu yang belum terlalu lama, Obama yang menyebut dirinya sebagai peminat sejarah menjelaskan: ”ketagangan telah diperparah oleh kolonialisme yang menafikan hak-hak dan kesempatan bagi banyak umat Islam dan sebuah perang dingin, saat negeri – negeri mayoritas Muslim telalu sering diperlakukan sebagai agen tanpa menghiraukan aspirasi meraka sendiri. Lagi pula, perubahan dahsyat yang dibawa modernitas dan globalisasi telah mendorong banyak muslim untuk memandang Barat bermusuhan terhadap tradisi Islam.

 

Hubungan kedua kekuatan itu semakin di perparah oleh munculnya kelompok minoritas, yang memanfaatkan kondisi yang penuh ketegangan untuk menangguk di air keruh. Tetapi, Obama tidak menyinggung bahwa pemicu ketidakstabilan global ini justru datang dari kaum neo-kon (neo-konservatif) Amerika dengan kepala sukunya Presiden George W Bush, seorang fundamentalis kristen yang bekerja sama dengan kaum Zionis yang mencitrakan Islam sebagai neo-fasis. Mantan Dubes Amerika untuk Indonesia, Paul D Wolfowitz, yang kebetulan saya kenal, adalah salah seorang arsitek utama yang memperburuk hubungan Islam dengan Barat, khususnya dengan Amerika Serikat. Obama memang sangat harti – hati untuk tidak menyebut nama para petualang ini dalam pidatonya di Kairo, sebab resiko buruknya amatlah besar bagi dirinya sebagai Presiden kulit hitam pertama di negeri yang didominasi kulit putih itu.

Dengan demikian, umat Islam dunia jangan terlalu berharap bahwa Obama akan memuaskan mereka yang sudah sekian lama menderita sakit hati, akibat politik neo-Imperialis Amerika yang pongah itu. Sebuah pidato di Kairo yang berterus terang menyebut penderitaan palestina akibat kezaliman Israel, menunjukkan bahwa Obama ingin menegakkan keadilan, tetapi tidak dengan menafikkan eksistensi Israel. Keadilan itu hanyalah mungkin jika Palestina segera memiliki sebuah negara merdeka berdampingan dengan Israel, sebuah opsi yang ditentang kaum Zionis sejak puluhan tahun yang lalu. Perdana menteri Benjamin Netanyahu yang dikenal sebagai seorang Zionis kepala batu, akan menjadi penghalang utama bagi Obama dalam mencapai cita-cita perdamaiannya di dunia Arab. Melihat situasi yang sarat dilema ini, negara-negara Arab semestinya memainkan kartu diplomasi canggih dalam dalam menyikapi tawaran-tawaran Obama seperti yang terbaca dalam pidato Kairo itu. Tetapi, kitapun sadar bahwa dunia Arab yang kaya minyak itu telah lama lumpuh karena perpecahan sesama mereka. Sebagian bahkan tidak ikhlas dalam membela kemerdekaan Palestina. Sementara itu. Iran di bawah Presiden Ahmadinejad yang sangat vokal ingin mengubur Israel, justru dicurigai oleh sebagian besar negara Arab sebagai kekuatan yangingin merajai kawasan teluk.

Bagi saya, selama kaum Muslimin masih saja memberhalakan sunnisme dan syi’isme di atas Alquran,selama itu pulalah apa yang dirindukan persaudaraan universal Islam tidak akan pernah menjadi kenyataan. Selama pertimbangan kekuasaan dan kekayaan duniawi yang lebih berkuasa dalam otak dan hati umat Islam, waktu masih akan cukup lama untuk melihat terwujudnya sebuah Islam yang berwibawa secara global, sekalipun bukan sesuatu yang mustahil. Ke arah cita-cita besar dan mulia inilah seharusnya bola peradaban Islam digulirkan, bukan kearah kepentingan sesaat dan pragmatis yang dapat membutakan hati dan nalar sehat. Karena Obama telah membuka cakrawala baru dalam konstelasi hubungan Islam dan Barat. Peluang ini jangan disia-siakan oleh semua pihak untuk di realisasikan dalam tempo dekat ini. Barat tidak mungkin lagi terus menipu umat Islam dengan segala slogan palsu. Era kolonialisme telah berakhir. Sebaliknya, umat Islam harus lebih mengenal Barat melalui pengembangan studi oksidentalisme (kajian akademik tentang perdaban Barat) di perguruan tinggi mereka, sesuatu yang sangat perlu, tetapi yang belum ada wujudnya hampir pada semua negeri Muslim. Untuk memahami tawaran Obama, Barat harus menghentikan arogansi ilmu dan teknologinya dengan cara memandang Islam sebelah mata. Sumbangan besar peradaban Islam masa lalu terhadap dunia yang di singggung Obama dalam Pidatonya bukan sesuatu yang dibuat-buat, tetapi sepenuhnya berdasarkan bukti-bukti sejarah yang kuat dan benar.

Sumber : Republika versi cetak, Selasa 16 Juni 2009 ( halaman 6

Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 18 June 2009 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Microsoft Windows 7 Professional 32 Bit
Autodesk Entertainment Creation Suite Standard 2012
Adobe Premiere Elements 9 MAC
Acronis Disk Director Server 10
Apple iLife 09
Lynda OneNote 2010 New Features
Autodesk AutoCAD Raster Design 2010 32 & 64 Bit
Autodesk Building Design Suite 2012 - Standard
Adobe Creative Suite 5.5 Design Premium MAC
Red Giant Magic Bullet Quick Looks 1.3 MAC
Joboshare DVD to MP4 Converter