Resensi Buku AIK

 

Buku panduan guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan 

Buku ajar pendidikan Kemuhammadiyahan 

Buku ajar pendidikan Al-islam untuk SMA/SMK 

Jurnal Maarif

Vol 3 Nomor 2 Mei 2008

Thursday, 12 June 2008 | Administrator

article thumbnail Download Jurnal 
Selengkapnya

Jurnal Sebelumnya

Buya : Kekerasan Sudah Menjadi Mata Pencaharian

 

Program Kerjasama

 

 

Indonesia-UK Interfaith Direktorat Diplomasi Publik Departemen Luar Negeri RI

 

 

Who's Online

Syndicate

Sep 01 2008
Press Release PDF Print E-mail
Monday, 01 September 2008

AHMAD SYAFII MAARIF

RESMI TERIMA MAGSAYSAY AWARD 2008

MAARIF Institute (31/8) — Ahmad Syafii Maarif secara resmi menerima Magsaysay Award pada hari Minggu, 31 Agustus 2008 pukul 15.30 waktu Manila . Seperti diberitakan sebelumnya, pada 31 Juli 2008, MAARIF Institute (lembaga yang didirikan Ahmad Syafii Maarif) menerima surat pemberitahuan dari the Board of Trustees of the Ramon Magsaysay Award Foundation (RMAF) bahwa Ahmad Syafii Maarif akan menerima MAGSAYSAY AWARD 2008,  dalam kategori Peace and International Understanding, 

Pada acara penganugerahan (Presentation Ceremony) yang diselenggarakan di di Main Theather, Cultural Center of the Philippines, Ahmad Syafii Maarif yang biasa disapa Buya Syafii,  didampingi oleh Nur Chalifah (istri) dan Raja Juli Antoni (Direktur Eksekutif MAARIF Institute). Turut hadir pada acara tersebut beberapa tamu undangan dari Indonesia diantaranya Abdullah Kusumaningprang (Wakil Duta Besar RI di Manila), Charles F. Hutapea (Direktorat Diplomasi Publik Depu RI), Teten Masduki (Indonesian Corruption Watch-ICW), Anton sudjarwo (Dian Desa).

Buya Syafii yang diberikan kesempatan memberikan sambutan singkat pada acara yang dihadiri oleh  Presiden dan Board of Trustee RMAF serta sekitar 2.000 orang tamu undangan mengatakan bahwa Magsaysay Award yang diterimanya tidak terlepas dari persyarikatan Muhammadiyah yang telah membesarkan sekaligus pernah dipimpinnya. “saya diberi kepercayaan memimpin Muhammadiyah ketika Indonesia menghadapai masalah yang kompleks.” Tukasnya

Buya Syafii juga mengaku bahwa kerjasama dengan dengan para tokoh lintas agama agama (Katolik, Protestan, Buddha, Hindu dan Konghuchu) sebagai kekuatan sosio-kultural sangat penting dalam menentukan masa depan Indonesia yang sangat plural di bawah Pancasila sebagai common platform. ”Untungnya, usaha saya berasama para tokoh lintas-agama untuk mempromosikan pluralisme, toleransi dan inklusivisme mendat apresiasi dan dukungan  dari arus besar masyarakat Indonesia.” ungkapnya

Diakhir sambutannya Buya Syafii menyatakan philosopi hidupnya yang sangat sederhana bahwa tidak hanya orang beriman (believers) saja yang berhak hidup di muka bumi tapi juga orang yang tidak beriman (non-believers) bahkan ateis sekalipun, dengan satu syarat bahwa semuanya sepakat untuk hidup berdampingan dengan saling menghargai dan menghormati secara damai. “Saya sadar bahwa perdamaian mempunyai banyak halangan dan tantangan, tapi tanpa perdamaian hidup menjadi tidak relevan (irrelevant) dan tidak bermakna (meaningless).” ungkapnya

Dihubungi secara terpisah, Raja Juli Antoni yang sedang berada di Manila mengatakan bahwa Magsaysay Award diterima Buya Syafii sangat berarti bagi kaum muda Indonesia terutama bagi Angkatan Muda Muhammadiyah. “Saya berharap penghargaan yang diterima Buya ini akan dapat mengnspirasi Angkatan Muda Muhammadiyah untuk terus berjuang secara konsisten mengkampanyekan pluralisme dan toleransi untuk perdamaian di Indonesia .” Cetus Antoni

Manila, 31 Agustus 2008
 

Raja Juli Antoni
Direktur Eksekutif

 

Kontak Person:  M. Supriadi    0813.1653.8753
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it , This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it  

feed0 Comments

Write comment
 
 
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger
 

security image
Write the displayed characters


busy
 
< Prev   Next >

Agenda

MAARIF Institute Associate Researchers (MIAR)

Wednesday, 05 March 2008 | Administrator

article thumbnailMAARIF Institute for Culture and Humanity invites you to join "MAARIF Institute Associate Researchers (MIAR)". MAARIF Institute for Culture and Humanity is a non profit, non government...
Selengkapnya

MAARIF AWARD 2008

Wednesday, 05 March 2008 | Administrator

article thumbnailMaarif Institute for culture and Humanity, Lembaga yang didirikan Ahmad Syafii Maarif, mengundang masyarakat luar untuk ikut mengusulkan/menominasikan nama - nama kandidat penerima MAARIF AWARD 2008....
Selengkapnya

Agenda Lainnya