|
AHMAD SYAFII MAARIF
TERIMA MAGSAYSAY AWARD 2008
Maarif Institute (31/7) —Hari ini, Rabu 31 Juli 2008, pukul 13.15 WIB The Board of Trustees of the Ramon Magsasay Award Foundation (RMAF) mengumumkan Ahmad Syafii Maarif, pendiri Maarif Institute for Culture and Humanity dan mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai penerima MAGSAYSAY AWARD 2008.
Dalam surat pemberitahuan yang dikirim via surat elektronik, Buya –panggilan akrab Ahmad Syafii Maarif— meraih MAGSAYSAY AWARD 2008 dalam katagori Peace and International Understanding. “Ahmad Syafii Maarif menerima Award ini karena komitmen dan kesungguhannya membimbing umat Islam untuk menyakini dan menerima toleransi dan pluralisme sebagai basis untuk keadilan dan harmoni di Indonesia bahkan di dunia,” jelas Carmencita T. Abella, Presiden RMAF.
Dihubungi secara terpisah Buya Syafii merasa tidak ada perubahan apa-apa pada dirinya setelah membaca surat pemberitahuan dari RMAF. “Saya biasa-biasa saja. Malah terlintas di hati saya sebuah pertanyaan apakah saya layak menirima penghargaan itu. Penghargaan itu terlalu tinggi,” kata pria kelahiran Sumpur Kudus, Sumatera Barat ini.
Lebih lanjut Buya Syafii berharap agar penghargaan yang ia terima ini dapat memberi inspirasi bagi kalangan muda untuk meneruskan perjuangan menegakan moderasi, inklusivitas dan pluralisme. “ Kalau boleh berharap, semoga generasi muda lebih serius memperjuangkan pluralisme dan moderasi. Tapi yang autentik. Tidak berpura-pura.” tegasnya.
Seperti diketahui, RMAF merupakan lembaga internasional yang memiliki reputasi tinggi. Didirikan pada April 1957 di Manila , lembaga ini sejak tahun 1958 memberikan penghargaan kepada individu dan lembaga di Asia tanpa memandang suku, agama, jenis kelamin dan kewarga negaraan. Penghargaan tersebut diberikan untuk enam katagori (1) government service, (2) public service, (3) community leadership, (4) journalism, literature, and creative communication arts (5) peace and international understanding dan (6)Emergent Leadership. (lihat, http://www.rmaf.org.ph/index.php ).
Tercatat, untuk katagori Peace and International Understanding, Buya Syafii merupakan putra Indonesia ke-dua yang menerima penghargaan ini setelah sebelumnya Soedjatmoko menerimanya pada tahun 1978. Beberapa putra Indonesia lain yang pernah menerima Magsaysay Award di antaranya adalah Mohtar Lubis dan Pramoedya Ananta Toer untuk katagori journalism, literature, and creative communication arts, Abdurrahman Wahid untuk katagori community leadership dan Dita Indah Sari untuk katagori emergent leadership.
Jakarta 31 Juli 2008

Raja Juli Antoni
Direktur Eksekutif
Hp 081210-8484-3
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
,
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Download Press Release dalam bentuk PDF
|