Feb 07 2012
Syafi`i Ma`arif: Tidak Semua Orang Yahudi Jahat PDF Cetak E-mail
Tuesday, 07 February 2012

ImageMetrotvnews.com, Jakarta: Tokoh lintas agama, Ahmad Syafi'i Ma'arif mengatakan tidak seluruhnya orang Yahudi jahat. Penilaian ini seiring banyaknya kaum intelektual Yahudi yang melalui pengaruhnya turut membela rakyat Palestina.

Syafii Maarif mengatakan itu dalam peluncuran buku terbarunya tentang solusi bagi konflik Israel-Palestina yang berjudul "Gilad Atzmon: Catatan Kritikal tentang Palestina dan Masa Depan Zionisme" di Kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Senin (6/2) malam.

"Dia (Gilad) merupakan seorang humanis, bukan marxis, dan dia menyebut dirinya sebagai self-hating Jew, seorang Yahudi yang membenci diri sendiri karena kelakukan nenek moyangnya," kata tokoh yang biasa disapa Buya itu.
 

Dengan bukunya tersebut, kata Buya Syafi'i, pemahaman tentang Zionisme dan Yahudi dapat dibedakan, sehingga persepsi bahwa orang Yahudi itu jahat dan bangsa penindas bisa diluruskan.

"Saya melihat Gilad fenomenal, memiliki pemikiran berbeda dengan pemikir yang lain, tetapi dia punya alasan yang cukup kokoh dari faktor sejarah maupun teologis," kata Buya yang berkenalan dengan Gilad lewat media internet.

"Dia salah satu tokoh yang mengusulkan one state solution untuk konflik berkepanjangan itu, negara Palestina, sementara bangsa Yahudi tetap diperbolehkan untuk tinggal di sana," kata mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.

Buya juga menyayangkan konflik Palestina-Israel justru diabaikan di kalangan negara Arab sendiri. Padahal kalangan pemikir Yahudi seperti Gilad Atzmon atau Noam Chomsky justru telah terang-terangan membela nasib rakyat Palestina.

Sementara tentang sikap dan dukungan Indonesia terhadap solusi untuk Palestina, Buya menilai seharusnya pemerintah berpegang teguh pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa "Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan".

Gilad Atzmon adalah tokoh Yahudi tulen yang merupakan cucu dari tokoh sayap kanan organisasi teror Israel, Irgun. Namun, Gilad yang juga pemusik itu kini hijrah ke London untuk aktif dalam sejumlah kegiataan yang membela hak kemerdekaan rakyat Palestina.

Sejumlah tokoh lintas agama dan nasional turut hadir dalam peluncuran buku itu. Di antaranya adalah tokoh Katolik Franz Magnis Soeseno, Ketua Persatuan Gereja Indonesia Andreas Yewangoe, anggota Komisi I DPR Jeffrie Geovanie, dan pengamat politik CSIS Rizal Ramli.(Ant/BEY)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Autodesk Navisworks Review 2010 32 & 64 Bit
Lynda PowerPoint 2010 Essential Training
Joboshare DVD to iPod Converter
Intuit TurboTax Home & Business 2010
Autodesk Navisworks Manage 2010 32 & 64 Bit
Microsoft SQL Server 2008 Enterprise Edition
File List Builder
Lynda After Effects CS5 New Features
VMware Fusion 2
Adobe After Effects CS5.5
UEStudio 10
Quite Imposing MAC