Mar
26
2012
|
Monday, 26 March 2012 |
|
Menolak Radikalisme Agama
Salah satu ilmu pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari diantaranya ialah melalui layar lebar alias film, dengan
cara inilah SET Film dan MAARIF Production mempersembahkan Mata
Tertutup, sebuah film karya Garin Nugroho.
Film ini merupakan salah satu bentuk dari rentetan Program Pendidikan
Kewarganegaraan untuk memperkuat Karakter Bangsa yang dipersiapkan oleh
MAARIF Institut.
Mata Tertutup merupakan rangkaian dari Tiga kisah dalam satu film
yang dirangkai menjadi satu cerita panjang. Tentang wajah kehidupan
beragama masyarakat Indonesia yang ditafsirkan sedang galau. Potret
abu-abu tentang kehidupan agamis yang abangan sampai memetamorfosa
pemeluknya menjadi fundamentalis yang salah arah. Mengajak kita yang
merasa beragama mempertanyakan lagi, “Sudah benarkah saya memahami agama
yang saya anut?”
|
|
Mar
26
2012
|
Gilad Atzmon, Yahudi yang Anti Zionisme |
|
|
|
|
Monday, 26 March 2012 |
|
Internet ternyata berdampak pada kehidupan seorang pemikir Indonesia,
Buya Syafii Maarif. Pandangan atas pelanggaran kemanusiaan di negara
Palestina — yang kerap mengambinghitamkan Yahudi — berubah tatkala
terjadi komunikasi interaktif memanfaatkan jaringan internet. Tidak
semua Yahudi di Israel menyetujui pendudukan negeri Palestina. Salah
satunya, ialah seniman, musisi dan penulis, Gilad Atzmon.
Perkenalan dan pertukaran gagasan antara Ahmad Syafii Maarif dengan
Gilad Atzmon menggunakan internet terjadi pada pertengahan tahun 2011.
Seperti diakui Buya dalam buku ini, bahwa internet telah memberikan
manfaat begitu besar bagi kemanusiaan. Tepatnya Mei 2011, ia sering
berinteraksi dengan Gilad Atzmon untuk membicarakan tentang konsep dan
gagasannya ikhwal pembelaan atas nama kemanusiaan universal. Buya merasa
tertarik dengan ketegasan Gilad, seorang Yahudi, terhadap kebijakan
politik Israel yang mengusir warga Palestina dari negeri mereka.
|
|
Last Updated ( Monday, 26 March 2012 )
|
|
Mar
22
2012
|
Buya Syafii: Kenaikan BBM Harus Disikapi Realistis |
|
|
|
|
Thursday, 22 March 2012 |
|
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Rencana kebijakan pemerintahan
SBY-Boediono menaikkan BBM pada awal April mendatang harus ditanggapi
secara rasional. "Bukan masalah dukung atau tidak mendukung, rencana
kenaikan BBM harus disikapi secara realitis," ujar mantan ketua umum PP
Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, di Universitas Muhammadiyah
Yogyakarta, Senin (19/3/2012). |
|
Mar
22
2012
|
Buya Syafii: Curhat Presiden Sia-sia |
|
|
|
|
Thursday, 22 March 2012 |
|
Metrotvnews.com, Jakarta: Curahan hati Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono yang menyebut dirinya kembali menjadi sasaran
tembak dari beberapa kebijakan dan persoalan, termasuk mengenai
kebijakan rencana penaikan bahan bakar minyak (BBM), tidak akan
menyelesaikan masalah yang ada.
Hal ini diungkapkan mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah
Syafii Maarif, Senin (19/3). Soal kebijakan penaikan harga BBM tersebut,
Syafii tidak bersikap mendukung atau tidak. Namun, ia menjelaskan,
kebijakan penaikan BBM tersebut realistis dilakukan.
|
|
Mar
16
2012
|
'Mata Tertutup': Kemiskinan dan Akar Lain Radikalisme Agama |
|
|
|
|
Friday, 16 March 2012 |
|
Jakarta - Meskipun hanya diberi jatah 4 layar di
jaringan bioskop 21 Jakarta, karya terbaru Garin Nugroho 'Mata Tertutup'
akhirnya bisa disaksikan publik secara luas. Itupun disertai dengan
insiden "kekurangan administrasi" dari Lembaga Sensor Film yang membuat
penayangannya sempat tersendat di hari pertama, Kamis (15/3/2012)
kemarin.
Film hasil kerja sama dengan Maarif Institut itu tayang
perdana November 2011 dan selama ini hanya diputar di berbagai
forum-forum terbatas. Penayangannya secara reguler di bioskop merupakan
kesempatan bagi masyarakat untuk menontonnya karena film ini memang
dimaksudkan sebagai pendidikan kewarganegaraan terutama bagi anak-anak
muda dan orangtuanya.
Dibuat berdasarkan riset yang dilakukan
Maarif Institut, film ini mengikuti perjalanan tiga anak muda berbeda
latar belakang pendidikan dan kelas sosial. Namun, mereka memiliki
kesamaan problem: sama-sama krisis eksistensi, mencari pelarian, dan
terjebak. Jebakan itu adalah ideologi fundamentalisme (agama) yang penuh
rayuan membebaskan jiwa. |
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 10 - 18 of 348 |