Mar
28
2011
|
Buletin Komunitas edisi April 2011 |
|
|
|
|
Monday, 28 March 2011 |
|
Masihkah kita punya institusi Negara? Pertanyaan ini sangat rasional diungkapkan, mengingat akhir-akhir ini kita merasakan Negara absen dari berbagai persoalan kebangsaan dan emanusiaan di republik ini. Peristiwa kekerasan yang merenggut keadaban publik lagi-lagi terulang, namun Negara tidak berupaya untuk mencegahnya. Negara tidak serius untuk menerapkan demokrasi dalam kehidupan kebangsaan kita yang beragam. Demokrasi hanya retorika pejabat negara. Keberadaannya tidak diarahkan untuk menjamin tatanan kehidupan yang rasional –demi kebaikan publik– di tengah kemajemukan.....
pada edisi ini buletin komunitas menyajikan tentang :
Tokoh Lintas Agama Datangi KPK
SBY Bohong Soal Reforma Agrariadan SJSN
Tokoh Lintas Agama Tetap Solid
Kompilasi Hasil Pengaduan di RumahPengaduan Pembohongan Publik
Buya Syafii Tokoh Perbukuan Islam 2011
silahkan menghubungi kami untu mendapatkan BULETIN edisi terbaru...
|
|
Aug
18
2010
|
Transportasi Publik bagi Warga Kayu Putih |
|
|
|
|
Wednesday, 18 August 2010 |
|
Kupang, MAARIF Institute. Ketiadaan sarana transportasi publik di kelurahan Kayu Putih kota Kupang, menjadi keluhan sebagian masyarakat setempat. Saat ini beberapa elemen masyarakat tengah memperjuangkan terciptanya sarana transportasi umum yang layak dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Melalui Komunitas Diskusi MAARIF Kayu Putih, masyarakat mencoba menyusun strategi untuk memperjuangkan sarana tersebut.
Dengan difasilitasi oleh fasilitator MAARIF Institute, masyarakat setempat melakukan diskusi yang dilakukan pada hari Kamis (17/12) di salah satu rumah warga di kelurahan Kayu Putih. Keluhan ini sudah dirasakan sejak lama, mungkin sejak 10 tahun terakhir kebutuhan akan transportasi publik yang murah dan nyaman sudah dirasakan oleh masyarakat setempat.
Mochammad Said Mardjuki selaku fasilitator diskusi menjelaskan, selama ini jika ingin bepergian, masyarakat sering berjalan kaki hingga mendapatkan angkutan umum yang mengelilingi daerah kota Kupang. Sebagian lain ada yang menggunakan jasa ojek motor. Namun ongkos naik ojek jauh lebih mahal bila menggunakan transportasi publik seperti mobil angkutan umum. Berdasarkan hal tersebut, jelas bahwa keberadaan mobil angkutan umum sebagai transportasi publik menjadi kebutuhan yang nyata bagi masyarakat setempat.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 18 August 2010 )
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
| Results 1 - 6 of 12 |