Sep
16
2008
|
Tuesday, 16 September 2008 |
|
Jakarta, Kompas - Sebagai negeri Muslim terbesar di dunia, ekspresi
Islam Indonesia, baik dalam budaya, intelektual, maupun politiknya,
tidak pernah menjadi sistem yang monolitik. Kondisi yang hampir sama
juga ada di negara Muslim lainnya. Sebuah kondisi masyarakat yang penuh
keberagaman meski sumber utama tetap mengacu kepada Al Quran dan hadis.
Hal
ini dikatakan Ahmad Syafii Maarif dalam tasyakuran penganugerahan
Magsaysay Award 2008 kepada dirinya di Gedung Pusat Dakwah
Muhammadiyah, Jakarta, Senin (15/9) malam. Acara ini dihadiri sejumlah
tokoh lintas agama, pejabat negara, aktivis hak asasi manusia,
politisi, mahasiswa, dan intelektual.
|
|
Sep
01
2008
|
Monday, 01 September 2008 |
|
AHMAD SYAFII MAARIF
RESMI TERIMA MAGSAYSAY AWARD 2008
MAARIF Institute (31/8) — Ahmad Syafii Maarif secara resmi menerima Magsaysay Award pada hari Minggu, 31 Agustus 2008 pukul 15.30 waktu Manila . Seperti diberitakan sebelumnya, pada 31 Juli 2008, MAARIF Institute (lembaga yang didirikan Ahmad Syafii Maarif) menerima surat pemberitahuan dari the Board of Trustees of the Ramon Magsaysay Award Foundation (RMAF) bahwa Ahmad Syafii Maarif akan menerima MAGSAYSAY AWARD 2008, dalam kategori Peace and International Understanding, |
|
Aug
11
2008
|
Monday, 11 August 2008 |
mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i
untuk berpartisipasi dalam acara diskusi:
Islam and Human Rights:
Challenge and Opportunity to Defend Human Rights
in Islamic World |
|
Last Updated ( Monday, 11 August 2008 )
|
|
Jul
31
2008
|
Thursday, 31 July 2008 |
|
AHMAD SYAFII MAARIF
TERIMA MAGSAYSAY AWARD 2008
Maarif Institute (31/7) —Hari ini, Rabu 31 Juli 2008, pukul 13.15 WIB The Board of Trustees of the Ramon Magsasay Award Foundation (RMAF) mengumumkan Ahmad Syafii Maarif, pendiri Maarif Institute for Culture and Humanity dan mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai penerima MAGSAYSAY AWARD 2008.
Dalam surat pemberitahuan yang dikirim via surat elektronik, Buya –panggilan akrab Ahmad Syafii Maarif— meraih MAGSAYSAY AWARD 2008 dalam katagori Peace and International Understanding. “Ahmad Syafii Maarif menerima Award ini karena komitmen dan kesungguhannya membimbing umat Islam untuk menyakini dan menerima toleransi dan pluralisme sebagai basis untuk keadilan dan harmoni di Indonesia bahkan di dunia,” jelas Carmencita T. Abella, Presiden RMAF. |
|
Last Updated ( Thursday, 31 July 2008 )
|
|
Jul
25
2008
|
Friday, 25 July 2008 |
|
Redaksi MAARIF mengundang para akademisi, peneliti, aktivis, serta
mahasiswa untuk mengirimkan tulisan/artikel yang mengupas isu-isu
sosial-politik kebangsaan dengan tema “KETIKA PUTERA INDONESIA MENGGUGAT KEMERDEKAANNYA” untuk MAARIF Edisi Vol. 3 No. 3 Agustus 2008.
Download TOR Undangan Menulis |
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 9 - 17 of 26 |