Jurnal Maarif

Vol 3 Nomor 2 Mei 2008

Thursday, 12 June 2008 | Administrator

article thumbnail Download Jurnal 
Selengkapnya

Jurnal Sebelumnya

Buya : Kekerasan Sudah Menjadi Mata Pencaharian

 

Kliping Magsaysay Award 2008

 

Program Kerjasama

 

 

Indonesia-UK Interfaith Direktorat Diplomasi Publik Departemen Luar Negeri RI

 

 

Who's Online

We have 4 guests online

Syndicate

 

Home
Nov 17 2008
'Inggris Minim Pengelola Pesantren' PDF Print E-mail
Monday, 17 November 2008

Dr Musharraf Hussain
Dr Musharraf Hussain Director of Karimia Institute, Nottingham, Britain. Pemimpin Delegasi Imam Inggris
  Selama tiga hari, saya tinggal di Pondok Pesantren Sunan Pangandaran, Yogyakarta. Saya begitu terkesan terhadap sambutan penghuni pondok tersebut. Saya merasa diterima sebagai saudara, dengan segala keramahtamahan dan ketulusan.Disana, saya merasa di lingkungan yang sangat bersahaja, bukan saja dari para guru dan santri disana, tapi juga warga sekitarnya. Mereka begitu tulus selalu mengirimkan senyum. Yang lebih menarik lagi, saya melihat pengelola pondok tak memberikan perlakuan berbeda pada santri pria dan wanita. Mereka memang tinggal di asrama terpisah. Tapi mereka diperlakukan sama, totally equal.

Saya tak bisa membandingkan keberadaan pesantren semacam PP Sunan Pangandaran dengan yang ada di Inggris. Saya datang bukan untuk membuat perbandingan, dan saya juga tak mau melakukan itu. Tentu. Kami juga mempunyai lembaga sama. Walaupun tujuannya sama, yakni untuk mengajarkan Islam, tapi kita tidak bisa membandingkan. Semua perbedaan ini timbul karena perbedaaan budaya, perbedaan filosofi hidup, perbedaan cara hidup, dan juga berkaitan perbedaan lingkungan sekitarnya. Selain itu, di Inggris kami tidak mempunyai sumber daya manusia untuk mengelola pondok pesantren seperti yang ada di Indonesia. Saya melihat betapa lembaga pendidikan Islam semacam ini bisa bermanfaat membentuk karakter santri-santrinya menjadi muslim yang baik.

 
Nov 17 2008
Imam Inggris dan Indonesia Menjalin Pengertian PDF Print E-mail
Monday, 17 November 2008

Shouaib Ahmed adalah mantan sekretaris umum dari organisasi Islam the Markazi Jamiat Ahl-e-hadist di Inggris. Pria berusai empat puluh tahunan ini kini ia merasa mendapat saudara dari Indonesia, Drs Muhammad Saifuddin Hadi, yang sehari-harinya guru Bahasa Arab di Madrasah Muallimin, Yogyakarta.

Shouaib dan Saifuddin Hadi dipertemukan melalui program Imam Exchance 2008, 3-9 November di Yogyakarta. Selama 3 hari Shouaib tinggal di Madrasah Muallimin. Ia bergaul dengan warga madrasah milik Muhammadiyah tersebut, para gurunya, santri-santrinya, juga dengan pegawai disana. Kata Saifuddin, walaupun terasa singkat, hadirnya Shouaib telah membawa kesan mendalam para warga madrasah.

 
Nov 13 2008
Barack Obama: I'm My Own Worst Critic PDF Print E-mail
Thursday, 13 November 2008

Oleh: Ahmad Syafii Maarif

Ahmad Syafii MaarifIbarat peluru kendali yang melaju dengan kecepatan tinggi, Barack H Obama yang baru dua tahun jadi senator akhirnya memenangkan pilpres Amerika 4 November 2008 melawan John McCain secara mutlak dalam electoral vote (wakil yang langsung memilih presiden) dengan perolehan suara 349:173. Angka pemilih di akar rumput berbanding 52:46 persen, dengan selisih suara lebih tujuh juta.

Bila dipatok garis lurus sejak pilpres tahun 1928-2008, rekor tertinggi electoral vote diraih oleh Ronald Reagan (Republik) melawan Walter Mondale (Demokrat) dengan perbandingan 525:13 dalam pilpres 1984. Sekiranya Obama bukan berkulit hitam, kemenangan dalam struktur angka itu tidaklah spektakuler. Bill Clinton (Demokrat) dalam pilpres tahun 1996 melawan Robert Dole (Republik) angka yang muncul adalah 379:159.

 
Nov 04 2008
Buya Syafii Kikuk Disanjung PDF Print E-mail
Tuesday, 04 November 2008

TEMPO Interaktif, Padang: Ahmad Syafii Ma'arif, penerima Magsasay Award dari  Filipina Agustus lalu,   kikuk penghargaannya itu dirayakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (1/11). Ia marasa dibesar-besarkan. "Padahal  saya tak sebesar itu," ujarnya merendah.

Pada 1 Agustus 2008 lali mantan Ketua  Pengurus Pusat Muhammadiyah dan Pendiri Maarif Institute, dianugerahi Magsaysay Award 2008 kategori Perdamaian dan Pemahaman Internasional. Dewan Pengawas Ramon Magsaysay Award Foundation di Manila,

 

 
Oct 23 2008
PRESS RELEASE PDF Print E-mail
Thursday, 23 October 2008

“MELAHIRKAN GENERASI PEJUANG HAM”


Jakarta, 22.10.08. “Upaya penegakkan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia masih perlu mendapat dukungan dari pelbagai pihak, tidak terkecuali peran aktif lembaga pendidikan. Agenda ini menuntut kerja-kerja kreatif bahkan terobosan dari semua elemen institusi pendidikan nasional, termasuk sekolah Muhammadiyah”. Demikian disampaikan Prof. Dr. Yahya Muhaimin, MA, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah, dalam launching dan bedah buku pendidikan agama Berwawasan HAM, Rabu, 22 Oktober 2008, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Mantan Mendiknas di era Presiden Abdurrahman Wahid ini menyambut baik inisiatif MAARIF Institute dan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah menyusun dan menerbitkan buku ajar Al Islam dan Kemuhammadiyahan Berwawasan HAM. Untuk penerbitan buku tersebut, Direktur Eksekutif MAARIF Institute, Raja Juli Antoni, berterimakasih kepada semua pihak, terutama Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, atas dukungan dan kerjasamanya.  

 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 1 - 9 of 26

Agenda

MAARIF Institute Associate Researchers (MIAR)

Wednesday, 05 March 2008 | Administrator

article thumbnailMAARIF Institute for Culture and Humanity invites you to join "MAARIF Institute Associate Researchers (MIAR)". MAARIF Institute for Culture and Humanity is a non profit, non government...
Selengkapnya

MAARIF AWARD 2008

Wednesday, 05 March 2008 | Administrator

article thumbnailMaarif Institute for culture and Humanity, Lembaga yang didirikan Ahmad Syafii Maarif, mengundang masyarakat luar untuk ikut mengusulkan/menominasikan nama - nama kandidat penerima MAARIF AWARD 2008....
Selengkapnya

Agenda Lainnya