Dengan mengembangkan studi oksidentalisme yang berkualitas tinggi,
dunia Islam akan mampu belajar dari unsur-unsur peradaban Barat yang
dinilai positif dan menyingkirkan semua yang buruk dan busuk. Bukankah
menurut al-Qur’an, baik Timur maupun Barat adalah milik Allah belaka?
(Lih. surat al-Baqarah: 142). Mengapa kemudian orang masih saja
menempatkan Barat dan Timur dalam sebuah dikotomi yang tak
terjembatani, seperti hipoteis mendiang Samuel P. Huntington dalam
karya The Clash of Civilizations (cetakan pertama tahun1996) yang sarat
kontroversi itu? Sebenarnya Iqbal jauh lebih visioner dalam menatap
hubungan Tiumur-Barat. Cobalah baca bait berikut ini:
Di Barat, intelek adalah sumber kehidupan.
Di Timur, Cinta menjadi basis kehidupan.
Melalui Cinta, Intelek tumbuh berkenalan dengan Realitas,
Dan Intelek memberikan stabilitas kepada kerja Cinta,
Bangkitlah dan letakkan fondasi sebuah dunia baru,
Melalui perkawinan Intelek dengan Cinta.
Paradigma ‘Pangreh Praja’ Masih Lekat dalam Birokrasi
Monday, 22 June 2009
Bojonegoro, MAARIF Institute. Program CSIAP (Civil Society Initiative Against Poverty) dilaksanakan oleh MAARIF Institute (MI) yang didukung oleh The Asia Foundation (TAF) pada tahun 2009 ini. Kabupaten Bojonegoro – Jawa Timur merupakan salah satu area program yang diampu MI bekerjasama dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur.
Padang, MAARIF Institute. Dalam rangkaian program CSIAP (Civil Society Initiative Against Poverty), MAARIF Institute melakukan riset APBD dan riset lapangan mengenai persepsi atas penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Propinsi Sumbar. Pada tanggal 11 Juni 2009, bertempat di kantor Dinas Kesehatan Sumbar MI Sumbar mengadakan diskusi hasil riset yang dihadiri oleh para pejabat dinas kesehatan provinsi Sumbar, BKKBN Provinsi Sumbar, Badan Pemberdayaan Perempuan & KB Provinsi, Akademisi, ormas dan persserta para undangan lainnya berdiskusi tentang kesehatan sejumlah 30 orang.Tujuan diskusi tersebut adalah melakukan diseminasi hasil riset tentang kesehatan di Sumatera Barat. Secara umum diskusi ini berkisar tentang mutu pelayanan kesehatan yang masih jauh dari harapan masyarakat.
Padang, Padang Ekspress. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2009 dinilai belum pro-poor (rakyat miskin).Target pendapatan asli daerah (PAD) justru dibebankan kepada orang sakit melalui retribusi kesehatan, sementara Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang disumbang orang kaya justru menurun. Demikian diungkapkan Peneliti dari Maarif Institute for Culture and Humanity Sumbar, Defi saat diskusi dengan awak redaksi Padang Ekspres di Carano Room, kemarin. Untuk PKB, katanya, tahun 2009 ditarget 83,88 persen dari total PAD. Angka tersebut menurun pada tahun 2008 menjadi 57,78 persen dan tahun 2009 baru direncanakan naik lagi menjadi 85,26 persen.
Jakarta, Republika. -- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin,
mendesak negara-negara maju yang tergabung dalam G-8 agar berinvestasi
bagi perdamaian dunia. ''Bukan sebaliknya, memiliki andil dalam
terciptanya kerusakan,'' ujar Din dalam pidatonya di hadapan 200 tokoh
agama dari seluruh dunia di Roma, Italia. Tokoh-tokoh agama dari
seantero dunia bertemu dan menggelar pertemuan dalam upaya memberikan
masukan bagi G-8 Summit, yang juga akan berlangsung di Roma pada 8
hingga 10 Juli mendatang.
Tidak mudah menulis sebuah buku utuh, yang dirancang sejak semula
sebagai buku; bukan buku kumpulan tulisan. Kesulitan itu terjadi bukan
hanya menyangkut soal substansi, yang bisa menyangkut bidang-bidang
sangat luas, tetapi juga karena sulitnya ketersediaan waktu dan bahkan
dana yang perlu untuk menunjang penelitian dan penyediaan bahan
kepustakaan yang dibutuhkan. Karena itu, karya yang lahir dari tangan
seorang pengarang, yang kita tahu menghadapi kesibukan luar biasa,
sepatutnyalah kita berikan apresiasi selayaknya.
Jakarta, Republika. Atas undangan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, selama sepekan dari 8 hingga 16 Juni 2009, Republika
berkesempatan untuk meliput Program Pertukaran Tokoh Muslim Muda
Indonesia-Australia yang digagas Australia-Indonesia Institute (AII).
Berikut laporan pertama wartawan Republika , Heri Ruslan, dari Melbourne dan Canberra. Sejak
kapan Islam berkembang di Australia? Ternyata Islam telah tiba di
negeri kanguru itu sejak abad ke-16 dan 17 M, sebelum permukiman Eropa
hadir. Pengunjung pertama yang singgah di benua itu adalah Muslim yang
berasal dari Indonesia timur.
MAARIF Institute Associate Researchers (MIAR)Wednesday, 05 March 2008 | AdministratorMAARIF Institute for Culture and Humanity invites you to join "MAARIF Institute Associate Researchers (MIAR)". MAARIF Institute for Culture and Humanity is a non profit, non government... Selengkapnya
MAARIF AWARD 2008Wednesday, 05 March 2008 | AdministratorMaarif Institute for culture and Humanity, Lembaga yang didirikan Ahmad Syafii Maarif, mengundang masyarakat luar untuk ikut mengusulkan/menominasikan nama - nama kandidat penerima MAARIF AWARD 2008.... Selengkapnya